Kurs Dolar AS 15/09/2025 di BCA, BRI, Mandiri, BNI: Rupiah Naik. Nilai tukar rupiah menunjukkan kinerja impresif dengan dibuka menguat signifikan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan awal pekan, Senin (15/9/2025). Penguatan ini membawa angin segar bagi pasar keuangan domestik di tengah dinamika sentimen global dan nasional.
Berdasarkan data pasar dari Bloomberg pada pukul 09.03 WIB, rupiah terapresiasi sebesar 0,53% dan berhasil menembus ke level Rp16.375 per dolar AS. Penguatan ini terjadi serentak dengan pelemahan Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, yang terkoreksi tipis 0,09% ke level 97,638.
Fenomena ini tidak hanya dialami oleh Indonesia. Mayoritas mata uang di kawasan Asia juga menunjukkan taringnya di hadapan dolar AS. Yen Jepang (JPY) menguat 0,07%, dolar Singapura (SGD) naik 0,12%, won Korea Selatan (KRW) terapresiasi 0,28%, dan ringgit Malaysia (MYR) memimpin penguatan dengan kenaikan 0,44%.
Bagi Anda para pelaku bisnis, pengusaha, investor, atau siapa pun yang bertransaksi menggunakan dolar AS, memantau pergerakan kurs di bank-bank besar menjadi krusial. Berikut adalah panduan lengkap kurs jual dan beli dolar AS di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI per hari ini, 15 September 2025.
Table Of Contents
Memahami Ragam Kurs di Bank
Sebelum melihat rincian angkanya, penting bagi Anda untuk memahami perbedaan jenis kurs yang ditawarkan bank:
- TT Counter (Telegraphic Transfer Counter): Ini adalah kurs yang digunakan untuk transaksi transfer antar bank, baik dalam maupun luar negeri. Kurs ini biasanya menjadi acuan utama untuk transaksi non-tunai di teller bank.
- Bank Notes: Ini adalah kurs yang berlaku untuk transaksi jual beli uang kertas (fisik) dolar AS. Angkanya sering kali sedikit lebih rendah (beli) atau lebih tinggi (jual) dibandingkan TT Counter karena adanya biaya pengelolaan uang fisik.
- E-Rate/Special Rate: Ini adalah kurs khusus yang ditawarkan untuk transaksi melalui platform digital bank, seperti internet banking atau mobile banking. Umumnya, e-rate memberikan nilai tukar yang lebih kompetitif dibandingkan transaksi di teller.
BACA JUGA: Resmi! 5 Bank BUMN Terima Suntikan Dana Rp 200 Triliun
Rincian Kurs Dolar AS di 4 Bank Besar Hari Ini (15/09/2025)

Berikut adalah rincian kurs dolar AS yang dihimpun dari masing-masing bank pada pagi hari ini. Harap dicatat bahwa kurs ini bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar.
1. Kurs Dolar AS di PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA)
- E-Rate (Pukul 10.01 WIB):
- Kurs Beli: Rp16.385 per dolar AS
- Kurs Jual: Rp16.405 per dolar AS
- TT Counter (Pukul 08.02 WIB):
- Kurs Beli: Rp16.235 per dolar AS
- Kurs Jual: Rp16.535 per dolar AS
- Bank Notes (Pukul 08.06 WIB):
- Kurs Beli: Rp16.235 per dolar AS
- Kurs Jual: Rp16.535 per dolar AS
2. Kurs Dolar AS di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI)
- E-Rate (Pukul 10.04 WIB):
- Kurs Beli: Rp16.381 per dolar AS
- Kurs Jual: Rp16.407 per dolar AS
- TT Counter (Pukul 10.04 WIB):
- Kurs Beli: Rp16.295 per dolar AS
- Kurs Jual: Rp16.495 per dolar AS
3. Kurs Dolar AS di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI)
- Special Rate (Pukul 09.08 WIB):
- Kurs Beli: Rp16.385 per dolar AS
- Kurs Jual: Rp16.415 per dolar AS
- TT Counter & Bank Notes (Pukul 09.21 WIB):
- Kurs Beli: Rp16.150 per dolar AS
- Kurs Jual: Rp16.500 per dolar AS
4. Kurs Dolar AS di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI)
- Special Rates (Pukul 10.05 WIB):
- Kurs Beli: Rp16.378 per dolar AS
- Kurs Jual: Rp16.408 per dolar AS
- TT Counter & Bank Notes (Pukul 10.05 WIB):
- Kurs Beli: Rp16.230 per dolar AS
- Kurs Jual: Rp16.530 per dolar AS
BACA JUGA: BNI Raup Laba Rp10,1 T: Kunci di Kredit & Digitalisasi
Kurs Dolar AS 15/09, Pendorong Penguatan Rupiah Hari Ini
Penguatan nilai tukar rupiah tidak terjadi tanpa sebab. Terdapat dua sentimen utama yang menjadi motor penggerak, yakni dari dalam negeri dan global.
1. Sentimen Domestik
Pasar merespons positif sinyal perubahan arah kebijakan fiskal dan moneter di bawah kepemimpinan Menteri Keuangan yang baru, Purbaya Yudhi Sadewa.
Kritikannya terhadap kebijakan era sebelumnya yang dianggap menyebabkan perlambatan ekonomi seperti mengendapnya dana pemerintah hingga Rp800 triliun di bank sentral dan penerbitan instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) yang menyedot likuiditas perbankan diartikan sebagai sinyal kuat bahwa pemerintah akan lebih proaktif mendorong pertumbuhan sektor riil. Ekspektasi stimulus fiskal inilah yang memberikan energi positif bagi rupiah.
2. Sentimen Global
Di sisi lain, pelaku pasar global kini tengah menantikan hasil pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) The Federal Reserve AS yang dijadwalkan pada 16-17 September 2025.
Konsensus pasar melihat peluang besar bagi The Fed untuk memangkas suku bunga acuannya. Ekspektasi penurunan suku bunga ini secara otomatis membuat dolar AS kurang menarik bagi investor, sehingga aliran modal berpotensi beralih ke aset negara berkembang (emerging market) seperti Indonesia, yang pada akhirnya memperkuat rupiah.
Menurut analisis Ibrahim Assuaibi, pengamat pasar uang, kombinasi dua faktor ini diprediksi akan membuat rupiah bergerak fluktuatif namun dengan kecenderungan menguat di rentang Rp16.320 – Rp16.380 per dolar AS untuk penutupan perdagangan hari ini.
BACA JUGA: JISDOR Adalah: Pengertian & Bedanya dengan Kurs BI
Kurs Referensi Bank Indonesia (BI)
Sebagai acuan resmi, Bank Indonesia juga merilis Kurs Transaksi Bank Indonesia atau yang lebih dikenal dengan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR).
Data JISDOR pada hari perdagangan sebelumnya (Jumat, 12 September 2025) menunjukkan kurs tengah berada di level Rp16.460 per dolar AS.
Dengan penguatan signifikan di pasar spot pagi ini, JISDOR untuk tanggal 15 September 2025 diperkirakan akan dirilis lebih rendah, merefleksikan penguatan rupiah.
BACA JUGA: Harga Saham BBCA Diramal Bangkit ke Rp9.200, Sinyal Rebound Big Bank?
Penutup
Rupiah mengawali pekan ini dengan performa yang sangat baik, didukung oleh optimisme kebijakan fiskal domestik dan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter AS.
Bagi para pelaku bisnis dan individu yang memiliki kebutuhan transaksi valuta asing, hari ini menjadi momen yang cukup menguntungkan untuk menukarkan dolar AS ke rupiah.
Meskipun demikian, volatilitas pasar tetap menjadi faktor yang harus diwaspadai. Selalu perbarui informasi kurs melalui kanal resmi bank pilihan Anda sebelum melakukan transaksi besar, karena nilai tukar dapat berubah dengan cepat seiring berjalannya waktu dan rilis data ekonomi terbaru.









