Memasuki periode awal tahun, pergerakan instrumen investasi di pasar modal mulai menunjukkan arah yang bervariasi bagi para pemodal yang jeli melihat peluang. Mengamati kinerja pasar pada periode Januari hingga awal Februari 2026 menjadi langkah yang sangat krusial untuk memproyeksikan produk mana yang mampu memberikan hasil optimal di sisa kuartal pertama ini.
Dinamika ekonomi sering kali memicu fluktuasi harga saham, namun di balik tantangan tersebut, terdapat pengelola aset yang berhasil menjaga performa unitnya tetap berada di jalur hijau.
Bagi Anda yang mengutamakan transparansi data dan akurasi informasi, meninjau daftar pilihan di reksadana syariah atau reksadana campuran Makmur.id dapat memberikan gambaran objektif mengenai kondisi aset saat ini. Berdasarkan laporan performa terbaru, terdapat beberapa produk reksadana saham yang mencatatkan pertumbuhan positif di tengah dinamika ekonomi awal tahun.
Memilih produk investasi di awal tahun memerlukan ketelitian dalam membaca tren jangka pendek tanpa mengesampingkan fundamental jangka panjang. Berikut adalah tiga produk reksadana saham dengan performa paling menonjol berdasarkan data pertumbuhan Januari hingga Februari 2026:
Table Of Contents
Sucorinvest Sustainability Equity Fund
Produk ini mencatatkan kenaikan Nilai Aktiva Bersih (NAB) per unit dari Rp1.614,33 pada 26 Januari 2026 menjadi Rp1.662,94 per 25 Februari 2026. Pencapaian tersebut menghasilkan kinerja pertumbuhan satu bulan sebesar +3,02%. Jika ditarik lebih jauh, hasil yang dicatatkan pada tiga bulan terakhir mencapai +14,33%, sementara pertumbuhan tahun berjalan atau year to date sudah berada di angka +9,72%.
Strategi investasi produk ini menempatkan 97,48% aset pada sektor saham dan 2,52% pada instrumen pasar uang. Angka-angka tersebut mengindikasikan bahwa pengelolaan portofolio pada produk ini memiliki daya tahan yang cukup solid dalam menghadapi fluktuasi pasar yang terjadi sejak awal Januari 2026.
Trim Kapital Plus
Menyusul di urutan kedua, reksadana ini menunjukkan stabilitas yang menarik dengan NAB per unit sebesar Rp5.283,83 pada 25 Februari 2026. Untuk kinerja satu bulan terakhir, produk ini membukukan pertumbuhan sebesar +0,65%.
Hal yang cukup mencolok adalah performa kenaikan sebesar 30,59% jika dibandingkan dengan periode akhir Februari 2025. Dengan alokasi aset yang terbagi antara 84,2% pada saham dan 15,8% pada obligasi, instrumen ini menawarkan komposisi yang lebih variatif.
Dengan angka pertumbuhan tahun berjalan yang berada di posisi +6,69%, instrumen ini memberikan gambaran mengenai konsistensi hasil bagi Anda yang memantau pergerakan aset sejak pembukaan tahun 2026.
Syailendra Equity Opportunity Fund Kelas A
Berada di peringkat ketiga dalam jajaran performa bulanan, produk ini mencatatkan pertumbuhan satu bulan sebesar +0,45% dengan nilai NAB per unit di posisi Rp5.009,41 per 25 Februari 2026.
Meskipun pergerakannya pada bulan Februari cenderung melambat dibandingkan dengan bulan Januari yang sempat menyentuh pertumbuhan harian +1,46% pada tanggal 26, performa tahun berjalannya tetap terjaga secara positif pada level +2,08%.
Strategi investasi yang diterapkan menempatkan 80,61% aset pada saham dan 19,39% pada pasar uang. Porsi pasar uang yang cukup besar ini berfungsi untuk menjaga fleksibilitas aset saat pasar saham sedang dinamis, sehingga tetap menjaga potensi pertumbuhan akumulatif jangka panjang bagi para pemegang unitnya.
Menentukan strategi investasi untuk sisa kuartal pertama tahun 2026 tentu memerlukan pertimbangan yang matang dan pemahaman mengenai risiko pasar. Data performa yang tercatat pada awal tahun ini memberikan dasar objektif bagi Anda dalam melihat momentum pertumbuhan setiap manajer investasi.
Setelah mencermati data tersebut, Anda bisa mulai menentukan langkah yang sesuai dengan rencana pribadi. Seluruh informasi kinerja produk, mulai dari pergerakan NAB hingga komposisi aset, tersedia secara terbuka melalui platform Makmur.id sebagai rujukan dalam mengambil keputusan. Mengelola aset dengan basis data yang akurat merupakan cara yang lebih terukur dalam memantau perkembangan investasi Anda.










