RINGKASAN
- IRSX Luncurkan Folago Bedol Desa: PT Folago Global Nusantara (IRSX) meluncurkan program “Folago Bedol Desa” pada 8 Oktober 2025, sebuah inisiatif untuk membangun ekosistem live streaming terintegrasi guna mendorong digitalisasi UMKM dan talenta lokal.
- Tiga Pilar Utama Program: Keberhasilan program ini ditopang oleh tiga pilar strategis: pelatihan kreator konten dari daerah, kolaborasi untuk mempromosikan produk UMKM, dan integrasi teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk efisiensi.
- Pemberdayaan Ekonomi Lokal: Fokus utama Folago Bedol Desa adalah memberdayakan ekonomi di wilayah sub-urban dan pedesaan, mengubah live streaming dari hiburan menjadi sarana untuk menciptakan peluang pendapatan baru bagi komunitas.
- Visi Ekonomi Digital Inklusif: Melalui program ini, IRSX bertujuan membangun masa depan ekonomi digital yang lebih inklusif dan berkelanjutan, di mana setiap talenta lokal memiliki kesempatan untuk mandiri dan berkembang di panggung nasional.
Gebrakan IRSX: Folago Bedol Desa Digitalisasi UMKM Lokal. Di tengah pesatnya laju transformasi digital, PT Folago Global Nusantara Tbk. (IRSX) mengambil langkah strategis yang berpotensi mengubah peta ekonomi kreatif di Indonesia.
Melalui program inovatif bertajuk “Folago Bedol Desa”, perusahaan ini secara resmi mengumumkan misinya untuk membangun ekosistem live streaming terintegrasi yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi lokal.
Inisiatif yang diumumkan pada Rabu (8/10/2025) ini bukan sekadar program, melainkan sebuah gerakan untuk membawa talenta daerah dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) naik kelas ke panggung digital nasional.
Program ini menandai evolusi IRSX dari agensi hiburan konvensional menjadi sebuah ekosistem digital yang inklusif. Visi utamanya adalah menjadikan live streaming tidak hanya sebagai medium hiburan, tetapi sebagai mesin penggerak ekonomi yang nyata dan berkelanjutan.
Table Of Contents
Apa Sebenarnya Folago Bedol Desa?
Secara sederhana, Folago Bedol Desa adalah sebuah program terpadu yang dirancang untuk menjembatani kesenjangan digital. Konsep “bedol desa” yang secara harfiah berarti memindahkan seluruh desa, diadaptasi menjadi sebuah filosofi untuk mentransformasi komunitas lokal secara masif ke dalam ekonomi digital.
Subioto, Direktur Utama IRSX, menjelaskan bahwa program ini adalah jawaban atas kebutuhan akan platform yang tidak hanya memfasilitasi, tetapi juga membina. “Dengan pendekatan community empowerment dan teknologi digital, Folago menempatkan pemberdayaan ekonomi lokal sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang lewat program Folago Bedol Desa,” ujar Subioto dalam keterangan resminya.
Program ini akan bergerak di atas tiga pilar utama: pelatihan kreator lokal, kolaborasi intensif dengan UMKM, dan pemanfaatan teknologi artificial intelligence (AI) untuk menciptakan ekosistem yang efisien dan bernilai tinggi.
Tiga Pilar Utama Penopang Ekosistem Digital
Keberhasilan Folago Bedol Desa akan sangat bergantung pada eksekusi tiga strategi fundamentalnya. Ketiganya dirancang untuk saling bersinergi, menciptakan siklus ekonomi yang saling menguntungkan bagi semua pihak yang terlibat.
1. Pelatihan dan Pengembangan Kreator Lokal
Folago tidak hanya mencari talenta yang sudah jadi. Justru, fokus utama program ini adalah menemukan dan memoles potensi-potensi terpendam di wilayah sub-urban dan pedesaan.
Melalui pelatihan intensif, para talenta lokal akan dibekali kemampuan teknis live streaming, pengembangan konten kreatif, personal branding, hingga strategi pemasaran digital.
Tujuannya jelas mengubah mereka dari sekadar pengguna media sosial menjadi kreator konten profesional yang mandiri secara ekonomi.
2. Kolaborasi Strategis dengan UMKM
Inilah jantung dari program Folago Bedol Desa. Para kreator yang telah dibina akan menjadi “duta digital” bagi produk-produk UMKM di daerah mereka.
Melalui sesi live streaming, mereka akan mempromosikan produk lokal, destinasi pariwisata daerah, hingga berbagai inisiatif sosial yang dikelola oleh masyarakat setempat. Bagi UMKM, ini adalah jalur cepat untuk mendapatkan eksposur pasar yang lebih luas tanpa harus mengeluarkan biaya pemasaran yang besar.
Di sisi lain, Folago juga akan mengajak para pemilik merek (brand owner) besar untuk berpartisipasi sebagai bagian dari program CSR (Corporate Social Responsibility) mereka, menciptakan ekosistem bisnis yang bertanggung jawab secara sosial.
3. Integrasi Teknologi Artificial Intelligence (AI)
Untuk memastikan ekosistem ini berjalan optimal, IRSX mengintegrasikan teknologi artificial intelligence. AI akan dimanfaatkan untuk menganalisis tren pasar, mencocokkan kreator dengan produk UMKM yang paling relevan, serta mempersonalisasi konten agar lebih efektif menjangkau audiens yang tepat.
Teknologi ini menjadi tulang punggung yang memastikan setiap interaksi digital dapat dikonversi menjadi nilai ekonomi yang terukur, baik bagi kreator, UMKM, maupun brand yang berpartisipasi.
Membangun Ekonomi Digital yang Inklusif
Langkah yang diambil oleh Folago Global Nusantara (IRSX) ini lebih dari sekadar peluncuran program. Ini adalah sebuah pernyataan bahwa masa depan industri digital Indonesia terletak pada inklusivitas.
Dengan memberdayakan talenta dan produk dari wilayah pinggiran, Folago Bedol Desa berupaya menciptakan pemerataan peluang ekonomi.
Transformasi ini mengubah paradigma live streaming dari sekadar hiburan menjadi alat pemberdayaan yang kuat. Ketika seorang kreator dari sebuah desa kecil bisa memasarkan kerajinan tangan tetangganya ke seluruh Indonesia melalui ponselnya, saat itulah digitalisasi menunjukkan dampak nyatanya.
Penutup
Program Folago Bedol Desa yang digagas oleh IRSX adalah sebuah terobosan visioner untuk mengakselerasi digitalisasi di Indonesia. Dengan memadukan kekuatan live streaming, pemberdayaan talenta lokal, kolaborasi dengan UMKM, dan dukungan teknologi AI, Folago tidak hanya membangun platform, tetapi sebuah ekosistem ekonomi digital yang berkelanjutan.
Inisiatif ini berpotensi besar membuka ribuan peluang ekonomi baru dan memastikan bahwa manfaat dari kemajuan teknologi dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Seperti yang ditekankan oleh Subioto, “Semangat kolaborasi dan inovasi ini menjadi langkah nyata Folago untuk membangun masa depan di mana setiap talenta lokal dapat tumbuh menjadi pelaku ekonomi digital yang mandiri.” Pada akhirnya, Folago Bedol Desa adalah bukti bahwa teknologi, jika digunakan dengan visi yang tepat, dapat menjadi kekuatan pendorong untuk kemajuan bersama.









